Saat IPO, Saham Homeco Living (LIVE) Berhasil Oversubscribed Hingga 71,7 Kali – Fintechnesia.com

Berita39 Dilihat

FinTechnesia.com | PT Homeco Victoria Makmur Tbk penyedia peralatan dan perlengkapan rumah tangga di Indonesia, mengumumkan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia.

Saat ini emitted berkode saham LIVE itu melayani lebih dari 20 juta konsumen. Dan melalui IPO ini, perusahaan yang disebut juga Homeco Living itu berambisi untuk meningkatkan jangkauan konsumen hingga 50 juta per tahun pada tahun 2030.

Ellies Kiswoto, Presiden Direktur Homeco Living, mengatakan, selain mendorong corporate governance, IPO ini merupakan upaya mengembangkan customer base melalui perbaikan posisi keuangan dan ekspansi jaringan distribusi menjadi lebih terintegrasi dengan penambahan titik penjualan.

“Kami akan terus menjamin ketersediaan produk unggulan kami di seluruh Indonesia, memperkuat posisi kami sebagai pemimpin pasar,” ujar Ellies, pekan lalu.

Baca juga: Cashflow Positif Melonjak 4 Kali Lipat, RedDoorz Membidik IPO di Tahun 2027 

Sebelumnya, Homeco Living telah menyelesaikan masa penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) yang berlangsung sejak 2-6 Februari 2024. Berlanjut penjatahan saham pada 6 Februari 2024, serta distribusi saham secara elektronik pada 7 Februari 2024 lalu.

Homeco Living melepas sebanyak 808.350.000 saham biasa atas nama yang merupakan saham baru yang berasal dari portepel atau sebesar 17,6% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Ellies menjelaskan, pada masa penawaran umum perdana saham LIVE mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 71,7 kali. Artinya, saham LIVE dinilai potensial dan banyak diminati investor.

Pada pelaksanaan IPO, LIVE menunjuk PT Binaartha Sekuritas dan PT Samuel Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek.

Di dalam laporan keuangannya Homeco Living menunjukkan pertumbuhan bisnis yang baik. Laba tahun berjalan setelah dampak penyesuaian proforma LIVE melesat 214,51% menjadi Rp19,64 miliar, dibanding periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 6,24 miliar. (jun)

Baca Juga  RedDoorz Meraih Booking Tertinggi di Pekan Pertama Piala Dunia U-17 - Fintechnesia.com

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *